CILEGON, TitikNOL - Satu dari empat bangunan yang dijadikan warung remang-remang (Warem) di Lingkungan Sukajadi, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak yang ditutup paksa oleh Pemerintah Kota Cilegon, diketahui menjual minuman keras ke pelajar.
"Setiap hari itu banyak anak sekolah yang keluar masuk warung milik Pak Juliansyah alias Aceng ini. Ngapain lagi kalau enggak beli minuman keras oplosan. Ini kan bisa merusak generasi muda kalau dibiarkan," kata Plt Camat Pulomerak Juhadi M Syukur kepada wartawan, Jumat (5/1/2018).
Baca juga: Tak Terima Warem di Merak Ditutup, Pemilik Ancam Petugas dengan Golok
Menurut Juhadi, penutupan empat warem tersebut merupakan upaya Pemerintah Kota Cilegon untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diiinginkan.
"Lebih baik kita yang melakukan penutupan daripada nanti masyarakat yang bertindak, kan lebih bahaya nanti kalau masyarakat sudah main hakim sendiri," ujarnya.
Juhadi pun meminta kepada masyarakat, agar melakukan pengawasan bersama-sama pasca penutupan empat warung remang-remang tersebut.
"Silahkan masyarakat awasi, kalau masih buka juga laporkan saja ke pemerintah setempat supaya dilakukan tindakan," imbuhnya. (Ardi/red).
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
26 Jenis Daun Tanaman yang Berkhasiat Untuk Obat
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Cara Meluruskan Rambut Permanen Secara Alami
3 Waktu yang Dilarang Hubungan Seks Suami Istri dalam Islam
Khasiat Minum Air Asam Jawa untuk Kesehatan